DELI SERDANG | Titikterang-News – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai malam api unggun dalam rangka Jambore Daerah (Jamdasu) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (11/7/2026). Tradisi api unggun menjadi simbol semangat persaudaraan, kedisiplinan, serta pembentukan karakter bagi ribuan peserta jambore.
Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, hadir bersama Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sumatera Utara yang juga Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Kehadiran keduanya menunjukkan dukungan terhadap Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin Harahap menegaskan bahwa jambore bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan proses pendidikan karakter yang membentuk generasi muda menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, mampu bekerja sama, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
“Jambore bukan sekadar kegiatan berkemah. Di sini, generasi muda belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, persaudaraan, dan kepemimpinan. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal mereka menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Zakiyuddin.
Ia juga menjelaskan bahwa api unggun dalam tradisi kepramukaan memiliki makna sebagai simbol semangat yang harus terus menyala dalam diri setiap anggota Pramuka. Semangat tersebut diwujudkan melalui sikap tangguh, berintegritas, peduli terhadap sesama, serta berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
Zakiyuddin berharap pelaksanaan Jamdasu XI Sumatera Utara mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan melalui Gerakan Pramuka akan mencetak calon-calon pemimpin masa depan yang siap membawa Sumatera Utara dan Indonesia menuju kemajuan.
Malam api unggun menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang paling berkesan selama pelaksanaan Jamdasu XI. Selain mempererat persaudaraan antarpeserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara, kegiatan tersebut juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, serta semangat persatuan yang menjadi fondasi Gerakan Pramuka.
**(Redaksi Titikterang-News)**

