Block "iklan-atas" not found

Titik Terang > Blog > Ketika Hafalan Qur’an Membuka Jalan: Santri Binaan BMZ-YAQIN Lulus ke Universitas Sattam bin Abdul Aziz

Ketika Hafalan Qur’an Membuka Jalan: Santri Binaan BMZ-YAQIN Lulus ke Universitas Sattam bin Abdul Aziz

Binjai – 29 Agustus 2025 di sebuah pondok tahfidz sederhana, suara Zidan Tri Luca Aditama dulu sering terdengar lirih saat mengulang hafalan Qur’an di waktu malam. Santri kelahiran 2001 ini bukan berasal dari keluarga yang berlimpah harta, tetapi semangatnya untuk menuntut ilmu dan menjaga Al-Qur’an tak pernah padam.

Hari ini, perjalanan itu membuahkan hasil besar. Zidan, santri binaan Yayasan Astbatul Qur’an Indonesia (YAQIN) yang bermitra dengan Baitul Maal ZISWAF, resmi diterima di Prince Sattam bin Abdul Aziz University, Arab Saudi. Ia akan melanjutkan studi S1 pada program College of Preparatory Year.

Dokumen resmi dari Kementerian Pendidikan Arab Saudi menyatakan bahwa Zidan telah lolos seleksi dan berhak mendapat visa pendidikan jangka panjang. Tiket keberangkatan pun sudah di tangan, dan insya Allah ia akan bertolak dari Jakarta menuju Jeddah pada 4 September 2025.

Bagi Zidan, keberhasilan ini bukan semata capaian pribadi.

“Semua ini berkat doa orang tua, bimbingan guru, dan bantuan para donatur. Saya hanyalah perantara. Semoga langkah saya ini membuka jalan untuk santri lain, bahwa hafalan Al-Qur’an bisa mengantarkan kita ke pintu ilmu dunia dan akhirat,” ucapnya penuh haru.

Mewakili Baitul Maal ZISWAF, Abi Bima, menyebut keberangkatan Zidan sebagai sebuah tonggak penting.

“Santri Qur’an bukan hanya penjaga ayat, tetapi juga duta ilmu yang akan membawa harum nama bangsa dan umat. Kami bangga sekaligus bersyukur, dan ini adalah bukti nyata bahwa setiap rupiah infak, zakat, dan wakaf yang dititipkan benar-benar melahirkan generasi Qur’ani berprestasi.”

Di balik keberangkatan ini, tersimpan kisah perjuangan: hari-hari panjang di pondok, ujian hafalan yang penuh air mata, hingga doa orang tua yang tak henti dipanjatkan. Kini, doa itu menemukan jalannya — dari sudut kecil mushala di Binjai, seorang hafidz muda akan menjejakkan kaki di negeri Haramain untuk menuntut ilmu lebih tinggi.

Keberhasilan Zidan menjadi pengingat bahwa investasi terbaik umat adalah menyiapkan generasi Qur’ani. Apa yang ia capai hari ini adalah potret nyata bahwa ilmu, doa, dan dukungan jamaah bisa melahirkan cahaya baru bagi peradaban.

Kami membuka kebaikan dan kolaborasi untuk beasiswa santri tahfidz seperti Zidan bisa melalui Rekening

BSI : 7293388118

BAITUL MAAL ZISWAF

Konfirmasi : 08-2220222-354

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *