Block "iklan-atas" not found

Titik Terang > NASIONAL > Bobby Nasution Pastikan Korban Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Ditangani Hingga Tiba di Kampung Halaman

Bobby Nasution Pastikan Korban Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Ditangani Hingga Tiba di Kampung Halaman

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memastikan seluruh korban kecelakaan Bus ALS di Sumatera Selatan mendapat perhatian penuh dari pemerintah daerah. Penanganan dilakukan mulai dari proses identifikasi korban, pendampingan keluarga, hingga pemulangan ke daerah asal masing-masing. Bobby menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan Pemprov Sumut hadir untuk membantu seluruh proses yang dibutuhkan.

Kecelakaan tragis tersebut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, Rabu siang. Bus ALS dengan nomor polisi BK 7778 DL dilaporkan bertabrakan dengan truk tangki milik PT Seleraya bernomor BG 8196 QB. Akibat peristiwa itu, sejumlah penumpang meninggal dunia dan lainnya mengalami luka-luka sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut Bobby, pemerintah telah menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sejak malam kejadian untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulangan korban. Ia juga menegaskan bantuan tidak hanya diberikan kepada warga asal Sumatera Utara, tetapi kepada seluruh korban tanpa memandang daerah asal. Langkah tersebut dilakukan agar keluarga korban mendapatkan kepastian serta dukungan selama masa penanganan berlangsung.

Direktur PT ALS, Chandra Lubis, mengatakan pihak perusahaan langsung menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk memantau kondisi penumpang dan kru bus. Selain itu, ALS juga menyediakan bantuan akomodasi bagi keluarga korban yang datang ke Sumatera Selatan. Berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal dunia mencapai 16 orang, sementara korban luka masih dirawat di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Utara, Nasjwin Andi Nurdin, memastikan seluruh penumpang mendapatkan jaminan santunan. Namun proses pendataan korban masih menunggu hasil identifikasi karena sebagian korban mengalami luka bakar. Pemerintah berharap tragedi ini menjadi evaluasi besar bagi seluruh pihak terkait pentingnya keselamatan transportasi dan kelengkapan data manifes penumpang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *