Block "iklan-atas" not found

Titik Terang > MEBIDANG > BINJAI > Wali Kota Binjai Pimpin Apel Gabungan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Penghujan

Wali Kota Binjai Pimpin Apel Gabungan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Penghujan

Binjai –

Memasuki bulan Oktober yang menandai dimulainya musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemko) Binjai memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Apel Pemko Binjai, Senin (5/10).

 

Apel gabungan dengan pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai tersebut diikuti oleh Sekdako Binjai, para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Setdako Binjai, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, serta seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Binjai.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai mengingatkan seluruh jajaran Pemko Binjai dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi selama musim penghujan, seperti banjir, luapan sungai, angin kencang, hingga pohon tumbang. “Hujan adalah berkah, namun juga membawa potensi bencana. Karena itu, kita harus meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan antisipasi sejak dini,” tegasnya.

 

Sebagai langkah nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, Pemko Binjai melalui pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah (TKD) telah menyalurkan dan menambah berbagai sarana dan prasarana penanggulangan bencana bagi BPBD Kota Binjai. Penambahan sarana dan prasarana tersebut meliputi dua unit mobil pemadam kebakaran dan lima unit becak pemadam kebakaran untuk meningkatkan kecepatan dan kapasitas penanganan kebakaran maupun kejadian darurat lainnya.

 

Selain itu, BPBD Kota Binjai juga mendapatkan sejumlah perlengkapan operasional dan evakuasi, di antaranya baju tahan panas beserta kelengkapannya, peralatan pencarian dan pertolongan (SAR), tiga unit perahu, serta handy talkie (HT) untuk mendukung kelancaran komunikasi dan evakuasi di lapangan. Dalam upaya memperkuat sistem pemantauan dini, Pemko Binjai juga memasang CCTV pemantau Tinggi Muka Air (TMA) di tiga Daerah Aliran Sungai (DAS), yakni Sungai Bingai, Sungai Bangkatan, dan Sungai Mencirim. Sistem tersebut diharapkan dapat mempercepat deteksi terhadap perubahan kondisi dan ketinggian air sungai.

 

Pemko Binjai turut memasang 14 unit alarm banjir atau sirene peringatan dini yang tersebar di tiga DAS di Kota Binjai. Keberadaan sistem peringatan dini tersebut diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat ketika terjadi kondisi darurat sehingga langkah penyelamatan dapat dilakukan lebih cepat. Lebih lanjut, Wali Kota mengapresiasi kolaborasi lintas OPD yang dilakukan BPBD Kota Binjai dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana. Kolaborasi tersebut antara lain dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalui kegiatan peremajaan pohon, gotong royong membersihkan drainase, pengamanan lalu lintas truk bersama Dinas Perhubungan, serta koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

 

Di akhir arahannya, Wali Kota meminta para camat dan lurah untuk aktif memantau wilayah yang rawan banjir, memastikan sistem alarm peringatan dini berfungsi dengan baik, serta mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air. “Seluruh personel BPBD agar terus menjaga kesiapsiagaan selama 24 jam dan memastikan seluruh peralatan operasional dirawat serta dapat digunakan secara optimal ketika dibutuhkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *