Block "iklan-atas" not found

Titik Terang > HUKUM & KRIMINAL > Heroik Sekaligus Pilu, Siswi SD di Medan Terseret Aspal Demi Pertahankan Ponsel dari Penjambret

Heroik Sekaligus Pilu, Siswi SD di Medan Terseret Aspal Demi Pertahankan Ponsel dari Penjambret

Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi keberanian luar biasa sekaligus memilukan dari seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Medan mendadak viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (10/1/2026) di kawasan Lorong 36 Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Dalam video yang beredar, bocah perempuan yang masih mengenakan seragam putih-merah itu tampak rela terseret di atas aspal demi mempertahankan ponsel miliknya yang dirampas oleh seorang pencuri yang masuk ke lingkungan rumahnya.

Insiden ini bermula ketika pelaku nekat masuk ke dalam rumah korban untuk mengincar barang berharga dan langsung merampas ponsel yang sedang dipegang oleh anak tersebut. Tak tinggal diam, korban yang masih sangat muda ini menunjukkan keberanian besar dengan mengejar pelaku hingga ke halaman rumah. Ia berusaha merebut kembali ponselnya dengan memegang erat bagian belakang sepeda motor pelaku agar penjambret tersebut tidak bisa melarikan diri dari lokasi kejadian.

Namun, pelaku justru bersikap kejam dengan tetap memacu kendaraan motornya meski korban masih berpegangan erat. Akibatnya, tubuh mungil siswi SD tersebut terseret di jalanan aspal hingga sejauh ratusan meter. Aksi nekat ini baru berakhir setelah pelaku akhirnya berhenti dan mengembalikan ponsel tersebut karena melihat korban tetap bersikeras tidak melepaskan pegangannya, sebelum akhirnya pelaku melarikan diri dengan kecepatan tinggi.

Akibat kejadian tragis ini, korban dilaporkan mengalami luka-luka fisik di bagian tubuhnya karena gesekan dengan aspal serta mengalami trauma psikologis yang mendalam. Video unggahan akun Instagram @lagiviral tersebut memicu kemarahan luas dari netizen yang mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak. Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Agus Purnomo, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pengecekan lebih lanjut terkait kebenaran video dan identitas pelaku.

Hingga saat ini, pihak berwenang terus berupaya mengidentifikasi pelaku melalui bukti rekaman CCTV guna memberikan keadilan bagi korban. Warga sekitar juga diimbau untuk lebih waspada dan meningkatkan keamanan hunian mereka, mengingat modus operandi pelaku kriminal saat ini yang semakin berani menyasar rumah-rumah warga bahkan di siang hari. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak dari ancaman kejahatan jalanan yang kian nekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *