Batang, Pimpinan Pusat Angkatan Muda Rifa’iyah (PP AMRI) menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang terus memicu krisis kemanusiaan dan ketidakstabilan geopolitik global.
Dalam pernyataan tersebut, PP AMRI menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kekerasan yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur sipil, serta penderitaan berkepanjangan bagi masyarakat yang terdampak konflik.
PP AMRI menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan warga sipil merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal serta prinsip-prinsip hukum internasional. Oleh karena itu, semua pihak yang terlibat dalam konflik diharapkan dapat menahan diri dan menghentikan tindakan militer yang berpotensi memperluas eskalasi konflik.
Selain mengecam kekerasan, organisasi kepemudaan di bawah naungan Persyarikatan Rifa’iyah tersebut juga menyerukan kepada komunitas internasional agar mengambil langkah konkret dalam mendorong terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.
PP AMRI menilai bahwa penyelesaian konflik tidak dapat dicapai melalui pendekatan militer semata, melainkan harus ditempuh melalui jalur diplomasi, dialog konstruktif, serta penegakan hukum internasional secara konsisten. Pendekatan tersebut dinilai sebagai langkah paling rasional untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak sekaligus membuka jalan menuju stabilitas kawasan.
Lebih lanjut, PP AMRI juga mendorong lembaga-lembaga internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi regional, agar memainkan peran lebih aktif dalam meredakan ketegangan serta memastikan perlindungan terhadap masyarakat sipil yang terdampak konflik.
Dalam konteks global, PP AMRI menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh negara untuk menjunjung tinggi prinsip keadilan, kedaulatan negara, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia sebagai fondasi utama terciptanya perdamaian dunia.
Sebagai penutup, PP AMRI mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan umat Islam, untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan serta terus mendoakan terciptanya perdamaian yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat di kawasan Timur Tengah.

