Block "iklan-atas" not found

Titik Terang > MEBIDANG > MEDAN > Ratusan Ojol Medan Tuntut Keadilan atas Tewasnya Rekan di Jakarta, Aksi Godams Warnai Mapolda Sumut

Ratusan Ojol Medan Tuntut Keadilan atas Tewasnya Rekan di Jakarta, Aksi Godams Warnai Mapolda Sumut

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sumatera Utara (Mapolda Sumut) pada Senin (1/9). Mereka menuntut pertanggungjawaban atas tewasnya Affan Kurniawan, salah seorang rekan sesama ojol yang menjadi korban kecelakaan akibat terlindas mobil taktis Brimob di Jakarta. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian guna menjaga situasi tetap kondusif.

Ketegangan sempat terjadi ketika tiga orang tak dikenal tiba-tiba membakar ban bekas di sekitar massa aksi. Insiden tersebut memicu kericuhan kecil dan adu mulut antara pengunjuk rasa dan pihak yang diduga provokator. Namun berkat kesigapan aparat dan solidaritas para ojol, api berhasil dipadamkan dan ketiga pelaku segera diamankan ke Mapolda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut.

Ketua Umum Godams, Agam Zubir, menegaskan aksi ini diikuti sekitar 300 pengemudi ojol dari berbagai komunitas. Menurutnya, tuntutan utama mereka adalah permintaan maaf dari Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto atas insiden yang menimpa Affan. Selain itu, mereka juga meminta aparat kepolisian agar tidak menggunakan kekerasan terhadap demonstran dalam setiap aksi penyampaian aspirasi.

Selain ditujukan kepada kepolisian, para ojol juga melayangkan tuntutan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Mereka menilai DPR turut bertanggung jawab atas kerusuhan yang terjadi belakangan ini. “Kami meminta tanggung jawab penuh DPR sebagai penyebab kerusuhan, dan mendesak semua pemimpin bangsa beserta tokoh lintas agama untuk hadir menenangkan masyarakat,” tegas Agam di tengah orasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *