Block "iklan-atas" not found

Titik Terang > MEBIDANG > MEDAN > Janji Manis Buyar: Mobil Baru Chery Dibongkar, Konsumen Medan Tak Dapat Kompensasi yang Dijanjikan

Janji Manis Buyar: Mobil Baru Chery Dibongkar, Konsumen Medan Tak Dapat Kompensasi yang Dijanjikan

Medan – Pengalaman kurang menyenangkan harus dialami oleh Anta Kusuma setelah membeli mobil listrik Chery Omoda E5 melalui showroom PT. ORIENTAL GROUP di Jl. Sisingamangaraja, Medan. Harapan untuk menikmati kendaraan baru justru berubah menjadi kekecewaan setelah mobil yang baru ia gunakan beberapa minggu mengalami sejumlah masalah teknis hingga harus menjalani pembongkaran di bengkel resmi.

Kisah tersebut bermula ketika Anta membayar booking fee untuk unit Omoda E5 warna putih pada awal September 2025 melalui seorang sales bernama Arysah. Namun tidak lama kemudian, ia diberi tahu bahwa unit putih yang dijanjikan mengalami kendala dan ditawarkan untuk diganti dengan unit warna hitam. Dengan keyakinan berdasarkan penjelasan sales bahwa unit pengganti tersebut “tidak bermasalah”, Anta akhirnya menyetujui pergantian warna.

Pada 27 September 2025, setelah seluruh proses administrasi selesai, Anta melakukan pengecekan mobil dan menemukan kerusakan pada hidrolik spion. Pihak showroom berjanji akan mengganti komponen tersebut dengan unit baru. Penggantian kemudian dilakukan pada 14 Oktober 2025 di bengkel Chery Amplas. Namun ketika spion baru dipasang, teknisi menemukan masalah lain yang lebih serius, yaitu dugaan korsleting pada rangkaian kelistrikan. Kondisi ini membuat pihak bengkel harus membongkar sejumlah bagian mobil untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan.

Selain itu, Anta juga mengeluhkan gangguan pada head unit yang sering hang saat tersambung ke Android Auto, serta janji kompensasi berupa wall charger yang hingga kini belum ia terima. Indikator spion yang seharusnya normal setelah perbaikan pun masih belum berfungsi sebagaimana mestinya. Situasi ini membuat Anta merasa kecewa karena mobil yang baru ia miliki justru menimbulkan banyak masalah sejak awal. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi perhatian bagi pihak terkait agar memberikan pelayanan yang lebih transparan dan bertanggung jawab kepada konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *