Block "iklan-atas" not found

Titik Terang > MEBIDANG > BINJAI > Program Agrinas Dinilai Belum Merata, Koperasi Merah Putih di Binjai Terhenti Operasi

Program Agrinas Dinilai Belum Merata, Koperasi Merah Putih di Binjai Terhenti Operasi

Program penguatan koperasi melalui skema Agrinas menuai sorotan setelah dinilai belum menjangkau seluruh wilayah secara adil. Salah satu contohnya terjadi pada Koperasi Kelurahan Merah Putih Suka Maju di Kecamatan Binjai Barat, Binjai, Sumatera Utara, yang kini menghentikan aktivitasnya meski sempat menjadi pelopor di daerah tersebut.

Koperasi ini sebelumnya termasuk dalam gelombang awal peluncuran nasional yang dilakukan pada 21 Juli 2025. Namun, kondisi di lapangan justru berbanding terbalik, karena koperasi yang lebih baru di wilayah lain telah memperoleh dukungan pembangunan fisik, sementara Koperasi Suka Maju tidak mendapatkan fasilitas serupa.

Ketua koperasi, Andriansyah, mengungkapkan bahwa ketiadaan pembangunan gedung dari program Agrinas menjadi salah satu penyebab menurunnya semangat pengurus. Ia menjelaskan bahwa pembangunan koperasi saat ini diprioritaskan di atas lahan milik pemerintah daerah, sedangkan lahan yang tersedia di wilayahnya tidak memenuhi syarat yang ditentukan.

Proses penilaian lahan, menurutnya, dilakukan oleh unsur pemerintahan setempat seperti lurah, kepala lingkungan, hingga aparat teritorial. Hasilnya, lokasi yang diajukan tidak lolos verifikasi, sehingga koperasi yang sudah lebih dulu berdiri justru tertinggal dari wilayah lain yang baru mendapatkan pembangunan fasilitas dari Agrinas.

Dampak dari kondisi tersebut cukup signifikan terhadap operasional koperasi. Pengurus yang awalnya bersemangat akhirnya memutuskan menghentikan kegiatan sambil menunggu kejelasan kebijakan dari pemerintah pusat. Selain persoalan infrastruktur, perubahan sistem pembayaran dari konsinyasi menjadi tunai juga memperberat arus kas, ditambah tingginya biaya operasional yang membuat aktivitas koperasi tidak lagi berjalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *