Binjai –
Menjawab keraguan publik terkait hasil tes urine yang sempat dianggap berubah-ubah, pihak kepolisian kembali menegaskan bahwa pengemudi mobil Honda Brio putih BK 1796 RAA, Wike Rahayu (25), dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba.
Penegasan tersebut disampaikan Wakapolres Binjai, Kompol Sofyan, didampingi para pejabat utama Polres Binjai di Kantor Unit Laka Lantas, Selasa (17/3/2026).
“Kami hadir untuk menjelaskan kejadian sebenarnya sekaligus meluruskan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat,” ujarnya.
Sofyan menjelaskan, insiden bermula dari kecelakaan tunggal di Pasar Kaget yang melibatkan mobil Brio yang dikemudikan Wike Rahayu. Dalam kejadian tersebut, kendaraan menabrak lima lapak pedagang hingga menyebabkan kerusakan dan lima orang mengalami luka-luka.
“Tiga korban telah dipulangkan, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit,” katanya.
Usai kejadian, petugas sempat mencurigai adanya kondisi tidak normal pada pengemudi, sehingga dilakukan tes urine awal menggunakan alat sederhana dengan tiga parameter oleh personel Satlantas.
Hasilnya menunjukkan dua parameter negatif, sementara satu parameter (amfetamin) masih terlihat samar sehingga belum dapat disimpulkan secara pasti.
“Karena hasil awal belum meyakinkan, keesokan harinya kami melakukan pemeriksaan ulang dengan tenaga medis yang kompeten dari Dokkes Polres Binjai,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan lanjutan tersebut, dipastikan bahwa hasil tes urine pengemudi menunjukkan negatif narkoba. Proses pemeriksaan juga dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk media, guna menjamin transparansi.
Menanggapi keraguan publik terkait warna urine yang terlihat jernih, Sofyan menyebut hal tersebut justru menunjukkan kondisi kesehatan yang baik karena banyak mengonsumsi air putih.
“Biasanya sih begitu, kalau kita rutin minum air putih justru bagus untuk tubuh dan kesehatan, sehingga ketika urine diambil maka warnanya juga pasti jernih,” ucapnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian menyampaikan bahwa pengemudi saat kejadian diduga dalam kondisi tidak fokus akibat tekanan emosional. Berdasarkan keterangan, yang bersangkutan sebelumnya terlibat pertengkaran dengan kekasihnya sehingga mempengaruhi konsentrasi saat berkendara.
“Saat ini, pengemudi beserta barang bukti telah diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Binjai untuk proses hukum lebih lanjut,” ucapnya.

