BINJAI — Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kebakaran kembali ditunjukkan komunitas BIKOKU (Binjai Kota Ku). Pada Jumat, 14 Agustus 2026, BIKOKU menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan paket sembako kepada warga yang menjadi korban kebakaran di kawasan Jalan Raimin, Kota Binjai.
Kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya sembilan rumah/pemukiman warga, sehingga sejumlah keluarga harus kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam waktu singkat.
Dalam kegiatan sosial tersebut, bantuan diserahkan kepada para korban yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian. Untuk sementara, para pengungsi menempati satu tenda pengungsian yang disediakan oleh BNPB sebagai tempat berlindung.

Kegiatan sosial ini diinisiasi oleh Ibu Maya, Ibu Cici, bersama sejumlah anggota BIKOKU lainnya yang tergerak untuk membantu meringankan beban warga terdampak.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kebutuhan pokok, tetapi juga uang tunai yang diharapkan dapat digunakan oleh para korban untuk memenuhi kebutuhan mendesak selama masa pemulihan.

“Kondisi saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran tentu sangat memprihatinkan. Apa yang kami salurkan mungkin belum seberapa, tetapi kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan mereka,” demikian semangat yang melatarbelakangi kegiatan sosial tersebut.
BIKOKU berharap aksi tersebut dapat menjadi bagian dari gerakan solidaritas masyarakat Binjai untuk bersama-sama membantu warga yang sedang menghadapi musibah.
Bencana kebakaran tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga membuat warga kehilangan tempat tinggal dan harus memulai kembali kehidupan mereka dari kondisi yang serba terbatas. Karena itu, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan, terutama selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan.

Melalui kegiatan tersebut, BIKOKU menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di Kota Binjai, khususnya ketika masyarakat membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama.


