BINJAI TIMUR, TITIKTERANG.NEWS – Masjid Al-Huda, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, kembali menggelar pengajian rutin Subuh sebagai bagian dari upaya memakmurkan masjid sekaligus meningkatkan pemahaman keislaman jemaah.
Pada Ahad, 2 Agustus 2026, pengajian menghadirkan Ustadz Dr. Azmi Armaya dengan kajian tafsir Surah Asy-Syams, yang menitikberatkan pada pesan tentang penyucian jiwa, ketakwaan, dan pilihan manusia dalam menjalani kehidupan.
Kegiatan yang berlangsung usai salat Subuh berjemaah tersebut dipandu Hasrul Nazaruddin sebagai moderator. Turut hadir Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Huda, H. Hendri Diantoro, bersama ratusan jemaah laki-laki dan perempuan.

Dalam pemaparannya, Ustadz Dr. Azmi Armaya mengupas kandungan 15 ayat Surah Asy-Syams. Ia menjelaskan bahwa salah satu pesan utama surah tersebut adalah pentingnya manusia menjaga kebersihan jiwa dan mengarahkannya kepada ketakwaan.
Hal tersebut sebagaimana ditegaskan Allah SWT dalam Surah Asy-Syams ayat 9-10, yang menerangkan bahwa orang yang menyucikan jiwa akan memperoleh keberuntungan, sementara orang yang mengotorinya berada dalam kerugian.
Ustadz Azmi juga menjelaskan bahwa pada bagian awal Surah Asy-Syams, Allah SWT menyampaikan sejumlah sumpah dengan berbagai tanda kebesaran-Nya, di antaranya matahari, bulan, siang, malam, langit, bumi, serta jiwa manusia.
Menurutnya, rangkaian sumpah tersebut menjadi pengingat bahwa keteraturan alam semesta merupakan bagian dari tanda kekuasaan Allah SWT. Pada saat yang sama, manusia diberikan kemampuan untuk mengenali jalan ketakwaan dan kefasikan serta bertanggung jawab atas pilihan yang diambilnya.
“Jika Allah mampu mengatur matahari, bulan, siang dan malam dengan begitu teratur, maka yakinlah Allah juga mampu mengatur kehidupan kita. Tinggal bagaimana kita berusaha menyucikan jiwa dengan iman, ketakwaan, dan amal saleh,” ujar Ustadz Dr. Azmi Armaya di hadapan jemaah.
Ia mengingatkan bahwa penyucian jiwa tidak berhenti pada pemahaman keagamaan secara teoritis, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, mulai dari menjaga ibadah, memperbaiki akhlak, menjauhi kemaksiatan, hingga memperbanyak amal kebaikan.
Pengajian berlangsung khusyuk dan mendapat perhatian antusias dari jemaah. Sejumlah peserta terlihat mencatat poin-poin kajian dan menyimak penjelasan yang disampaikan hingga kegiatan berakhir.
Ketua BKM Masjid Al-Huda, H. Hendri Diantoro, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ustadz Dr. Azmi Armaya serta seluruh jemaah yang istiqamah mengikuti pengajian Subuh.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi sarana memperkuat fungsi Masjid Al-Huda, tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pendidikan keislaman bagi masyarakat.
“Semoga melalui kajian rutin ini masjid kita semakin makmur dan hidup, serta jemaah semakin bertambah ilmu, keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT,” ungkap H. Hendri Diantoro.
Pengajian Subuh Masjid Al-Huda Sumber Karya diharapkan terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperdalam pemahaman Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.

