Binjai –
Penasehat DWP Kota Binjai Ny. Nurhayati Amir Hamzah hadiri pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan Kota Binjai, di Aula Pemerintah Kota Binjai, Jumat (24/04). Kegiatan ini mengangkat tema “Peran Ibu Terhadap Tumbuh Kembang Anak” dengan menghadirkan narasumber dokter spesialis anak RS Djoelham, dr. Febriyanti Mobilina, Sp.A, M.Ked.
Dalam sambutannya, Ketua DWP Kota Binjai Ny. Fipia Chairin Simanjuntak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota yang hadir dan aktif berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa peran ibu sangat krusial dan tidak tergantikan dalam membentuk generasi penerus yang berkualitas. “Ibu adalah pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga menjadi sosok yang paling dekat secara emosional dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tantangan di era modern, seperti perkembangan teknologi dan pengaruh lingkungan, yang menuntut ibu untuk lebih optimal dalam pengawasan dan pendampingan anak. Lebih lanjut, DWP diharapkan menjadi wadah bagi para anggota untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, serta mempererat kebersamaan dalam meningkatkan kapasitas diri sebagai ibu yang bertanggung jawab. “Mari jalankan peran sebagai ibu dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan demi mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Penasehat DWP Kota Binjai Ny. Nurhayati Amir Hamzah juga menekankan pentingnya perhatian terhadap tumbuh kembang anak, baik dari aspek kesehatan maupun pendidikan karakter. “Ibu memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama bagi anak. Perhatian penuh terhadap tumbuh kembang anak menjadi kunci dalam menciptakan generasi masa depan yang berkualitas,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk terus mempererat silaturahmi dan mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan keluarga dan kesejahteraan masyarakat di Kota Binjai. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi teladan di lingkungan sekitar.
Sementara itu, dalam pemaparannya, dr. Febriyanti Mobilina menjelaskan bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam tumbuh kembang anak, mencakup pemenuhan kebutuhan fisik, emosional, kognitif, sosial, serta stimulasi yang optimal. Ia menambahkan bahwa peran ibu dimulai sejak masa kehamilan, di mana janin sudah dapat merasakan rangsangan dari makanan dan suara yang diterima ibu. Kasih sayang ibu menjadi stimulasi awal yang sangat penting bagi perkembangan anak.
Selain itu, peran ibu juga sangat vital pada masa remaja (usia 10-14 tahun), yang merupakan fase peralihan menuju kedewasaan. Pada fase ini, ibu diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, tidak membandingkan anak, serta memberikan contoh pola hidup sehat, termasuk pola makan, istirahat, dan aktivitas fisik. “Pendidikan reproduksi yang tepat, kedekatan emosional, serta penanaman nilai agama dan akhlak sejak dini sangat penting dalam mendampingi anak melewati masa remaja,” jelasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber. Pertemuan bulanan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan peran anggota DWP dalam mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun generasi yang unggul.

