Block "iklan-atas" not found

Titik Terang > NASIONAL > Krisis Hormuz Memanas, DPR Minta Presiden Ambil Alih Diplomasi dengan Iran

Krisis Hormuz Memanas, DPR Minta Presiden Ambil Alih Diplomasi dengan Iran

Situasi dua kapal tanker Pertamina yang belum dapat melanjutkan pelayaran di Selat Hormuz menarik perhatian parlemen. Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani secara serius mengingat lokasinya berada di kawasan yang berada di bawah pengaruh Iran dan tengah diliputi ketegangan.

Ia berpandangan bahwa penyelesaian persoalan ini tidak cukup hanya dilakukan melalui jalur birokrasi atau teknis antarkementerian. Syafruddin menilai perlu adanya keterlibatan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk membuka komunikasi tingkat tinggi dengan otoritas Iran, sehingga proses negosiasi dapat berjalan lebih efektif dan memiliki pengaruh yang lebih kuat.

Menurutnya, berbagai upaya yang telah dijalankan oleh pemerintah, termasuk melalui Kementerian Luar Negeri dan perwakilan diplomatik di Teheran, sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia menekankan bahwa dinamika konflik yang terus berkembang menuntut peningkatan pendekatan ke level strategis agar penyelesaian dapat dicapai dalam waktu lebih singkat.

Syafruddin juga menyoroti pentingnya Selat Hormuz sebagai salah satu jalur utama distribusi minyak dunia. Ia mengingatkan bahwa sekitar 20 persen pasokan energi global melintasi kawasan tersebut, sehingga setiap gangguan berpotensi memicu efek berantai terhadap pasar energi internasional, termasuk bagi Indonesia.

Selain itu, ia menilai keterlibatan kepala negara akan memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan diplomasi global, mengingat hubungan baik yang selama ini terjalin dengan berbagai negara, termasuk Iran. Ia pun menekankan bahwa situasi ini harus dijadikan momentum untuk mempercepat kebijakan diversifikasi energi nasional, sekaligus menunjukkan komitmen negara dalam melindungi aset strategis dan keselamatan warga di tengah ketidakpastian global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *