Sumatera Utara — Komunitas Tafahum Peduli Umat Sumatera Utara (Tafahum Sumut) kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi ilmu dan kepedulian sosial melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Tour Tafahum Sumut Oktober 2025.”
Selama empat pekan penuh di bulan Oktober, tim Tafahum bergerak ke berbagai titik untuk memberikan pelatihan dan pembinaan keagamaan, khususnya pelatihan fardhu kifayah yang diminta oleh banyak pihak.
Minggu Kedua: MAN 2 Model Medan
Pada 12 Oktober 2025, Tafahum Sumut berbagi ilmu bersama para anggota Kursus Kader Dakwah (KKD) MAN 2 Model Medan cabang Helvetia. Kegiatan diikuti oleh sekitar 85 peserta, didominasi oleh siswa-siswi muda yang antusias mempelajari praktik fardhu kifayah dan dasar-dasar kepedulian sosial dalam Islam.
Minggu Ketiga: Bersama IMM UNIMED
Berlanjut pada 19 Oktober 2025, kegiatan berikutnya dihelat bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UNIMED Medan, dengan peserta sekitar 20 orang. Suasana penuh keakraban dan semangat belajar mengiringi diskusi seputar pentingnya kaderisasi dakwah di kalangan mahasiswa.
Minggu Keempat: Menyusuri Desa Adin Tengah, Salapian, Langkat
Puncak kegiatan berlangsung pada 26 Oktober 2025 di Desa Adin Tengah, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat. Desa terpencil ini dihadiri oleh masyarakat dari tiga dusun — Juma Tuhi, Tambak Pajok, dan Adin Tengah Inpres — dengan total peserta sekitar 50 orang.
Yang menarik, bahkan anak-anak SD kelas 5 ikut antusias belajar dalam pelatihan tersebut.

Bapak Selamat Sahono, bilal tertua di desa tersebut, menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada tim Tafahum.
“Desa kami sulit dijangkau, jalan rusak parah. Tapi kami merasa belum merdeka sebelum ilmu agama hadir di sini. Kami kagum Tafahum mau datang walau harus naik mobil sawit,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Bapak Sitepu, sopir penjemput rombongan Tafahum, yang berharap agar tokoh-tokoh Islam terus hadir membina masyarakat desa mereka.

Pesan dari Ketua Tafahum Sumut
Ketua Tafahum Sumut, Drs. Zakaria Koto, ZA, menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sinergi dakwah yang berkelanjutan.
“Pertemuan ini bukan yang pertama dan terakhir. Mari terus berkomunikasi dan berkoordinasi agar umat Islam di Desa Adin Tengah semakin maju. Semoga Allah SWT membukakan jalan bagi tokoh-tokoh agama untuk terus membina umat di pelosok,” ujarnya.
Tim Tour dan Ucapan Terima Kasih
Pada tour terakhir Oktober ini, Tafahum Sumut menurunkan sejumlah personel, antara lain:
Mr. Joy Lesmana (Bendahara)
Fildza (Mahasiswa Universitas Terbuka Jurusan Manajemen) beserta ibunda, Dra. Hj. Elvia Darwati, SH (Pembina Keputrian)
Mhd. Miftahul Ma’arif (Sekjen Tafahum)
Mhd. Irfan Nasution (Mahasiswa UIN SU, Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir)
Atas nama pengurus, Tafahum Sumut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik secara moril maupun materil.
“Semoga langkah kecil ini menjadi amal jariyah, dan Tafahum Sumut senantiasa istiqamah peduli pada umat serta tetap dalam ridha Allah SWT,” tutup pernyataan resmi pengurus.


