Binjai Timur – Forum Silaturrahim Badan Kesejahteraan Masjid (FS-BKM) se-Binjai Timur akan melaksanakan pertemuan rutin bersama pengurus BKM masjid se-Kecamatan Binjai Timur. Acara ini dijadwalkan pada Jumat malam, 19 September 2025 bertepatan dengan 27 Rabiul Awwal 1447 H, bertempat di Masjid Al-Huda, Jl. Danau Tempe, Binjai Timur.
Rangkaian acara dimulai selepas salat Isya berjamaah, dilanjutkan dengan tausiah dan pembahasan hal-hal yang berkembang seputar kegiatan FS-BKM se-Binjai Timur.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh jajaran pengurus FS-BKM se-Binjai Timur, yaitu:
Ketua: PK. Darwis, SH
Sekretaris: PK. Junaidi, SE
Bendahara: Darma Bakti, SE

Ketua FS-BKM se-Binjai Timur, PK. Darwis, SH, menekankan pentingnya wadah silaturahmi ini sebagai upaya memperkuat peran masjid dalam memajukan kesejahteraan umat.
“Pertemuan rutin ini menjadi sarana mempererat ukhuwah antar-pengurus BKM sekaligus menyatukan visi dalam memakmurkan masjid,” ujarnya.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Camat Binjai Timur, Irham Muflikh Lubis, S.IP, M.AP serta Kepala KUA Binjai Timur, Khairullah Sani, S.Ag, yang juga tercantum sebagai pihak yang mengundang.

Dengan sinergi antar-BKM, FS-BKM se-Binjai Timur diharapkan mampu memperluas peran masjid, tidak hanya dalam bidang ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam forum tersebut, disepakati langkah penting yaitu pembentukan koperasi FS-BKM se-Binjai Timur. Kesepakatan ini lahir sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masjid dan jamaah melalui wadah bersama yang lebih terstruktur.
Selain itu, forum juga menyepakati adanya iuran anggota sebesar Rp115.000, dengan rincian:
Rp100.000 sebagai iuran pokok/utama
Rp15.000 untuk biaya operasional serta konsumsi pertemuan
Ketua FS-BKM, PK. Darwis, SH, menyampaikan bahwa pembentukan koperasi ini diharapkan menjadi tonggak awal penguatan ekonomi jamaah berbasis masjid.
Dengan adanya kesepakatan ini, FS-BKM se-Binjai Timur bukan hanya berperan dalam bidang dakwah dan ibadah, tetapi juga mulai melangkah ke arah penguatan ekonomi berbasis jamaah masjid.

