Warga yang bermukim di seputaran Jalan Pukat II, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, digegerkan dengan kasus pembunuhan seorang perempuan, Minggu (24/8/2025) dini hari. Korban yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusukan di tubuhnya. Dugaan sementara, korban meregang nyawa akibat penganiayaan yang dilakukan oleh kekasihnya.
Terkuaknya kasus ini bermula ketika pihak rumah sakit menghubungi kepolisian karena menemukan adanya kejanggalan pada penyebab kematian korban. Dari hasil pemeriksaan medis, kematian korban dinyatakan tidak wajar. Hal ini langsung ditindaklanjuti aparat dengan mendatangi lokasi yang disebut sebagai kediaman kekasih korban.
Kepala Lingkungan XIII Kelurahan Bantan Timur, Ahmad Tohir Nasution (53), membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut tim Inafis menemukan sisa-sisa darah di sela-sela buffet dan gorden rumah. “Setelah diperiksa, bau amis darah masih tercium. Polisi lalu membawa Chandra, kekasih korban, bersama barang bukti berupa handuk kecil,” ungkapnya.
Selain itu, petugas juga mendapati kejanggalan lain, yakni seprei tempat tidur yang sudah dicopot serta CCTV rumah yang dinyatakan tidak aktif oleh Chandra. Meski sempat tidak kooperatif, pria yang ditaksir berusia 40 tahun itu akhirnya dibawa polisi. Tak lama berselang, aparat juga menemukan barang bukti tambahan berupa seprei dan botol yang disimpan di lantai empat rumah terduga pelaku.

