BINJAI, SUMATERA UTARA – 7 Ramadhan 1446 H (7 Maret 2025) Menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Baitul Maal ZISWAF menggelar acara Buka Puasa Bersama (BUKBER) dan Doa Khusus Santri Tahfidz, di Pondok Tahfidz Aisyah, Binjai. Kegiatan ini diikuti beberapa santri penghafal Al-Quran beserta para pengasuh TPQ, sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan agama dan kesejahteraan anak yatim.
Acara dibuka dengan tadarus Al-Quran oleh santri, dilanjutkan buka puasa bersama dengan menu spesial berupa nasi kotak, bakso, sate kurma, dan minuman segar.
Doa Bersama untuk Donatur dan Umat
Puncak acara adalah momen doa bersama yang dipimpin oleh Ustadzah, salah satu pengajar TPQ Aisyah. Para santri tahfidz secara khidmat mengaminkan doa-doa titipan dari para donatur Baitul Maal ZISWAF, termasuk permohonan keberkahan rezeki, kesehatan, dan kesuksesan dunia-akhirat. “Setiap sedekah yang diberikan donatur adalah investasi akhirat. Hari ini, doa tulus anak-anak penghafal Quran menjadi penguat harapan mereka,” ujar Ustadzah Titin.
Komitmen Baitul Maal ZISWAF
Direktur Program ZISWAF, Bapak Busrohadi Damanik, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Ramadhan untuk memberdayakan santri yatim dan dhuafa. “TPQ Aisyah adalah satu dari 20 pondok tahfidz binaan kami. Melalui BUKBER dan doa bersama, kami ingin memastikan bahwa santri tidak hanya pintar mengaji, tetapi juga merasakan kebahagiaan Ramadhan,” jelasnya.
Respons Positif dari Masyarakat
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. “Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias. Mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk lebih giat menghafal Al-Quran,” tutur Ustadzah Halimah, salah satu pengurus TPQ Aisyah.
Ajakan Berdonasi
Baitul Maal ZISWAF mengajak masyarakat untuk terus mendukung program serupa melalui donasi ke:
📋 BSI: 7293388118 (Baitul Maal ZISWAF)
📞 Informasi: 08-2220222-354 (Staff Administrasi).
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (ganjarannya).” (QS. Al-Hadid: 18)

