Jakarta – Rebusan daun salam dikenal luas sebagai minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan, mulai dari menurunkan kadar gula darah hingga menjaga kesehatan pencernaan. Namun, muncul pertanyaan, apakah aman mengonsumsinya setiap hari? Pakar kesehatan menyarankan agar konsumsi daun salam tetap dalam batas wajar untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Menurut ahli gizi, meskipun daun salam mengandung antioksidan dan senyawa antiinflamasi, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti sembelit atau iritasi lambung. Selain itu, beberapa senyawa dalam daun salam dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, terutama obat diabetes dan pengencer darah. Oleh karena itu, penderita penyakit kronis sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsinya.
Para ahli menyarankan konsumsi rebusan daun salam dalam jumlah sedang, misalnya satu hingga dua gelas per hari, dan tidak dikonsumsi secara terus-menerus dalam jangka panjang. Sebaiknya dilakukan jeda beberapa hari agar tubuh tidak mengalami efek samping akibat akumulasi senyawa aktif dalam daun salam. Selain itu, pola makan sehat dan gaya hidup seimbang tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan.
Kesimpulannya, meskipun rebusan daun salam memiliki berbagai manfaat kesehatan, konsumsinya tetap harus diperhatikan agar tidak berlebihan. Jika ingin menjadikannya sebagai bagian dari rutinitas harian, sebaiknya dikombinasikan dengan pola makan sehat dan tetap berkonsultasi dengan tenaga medis, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

