Binjai, 23 Juni 2020 — Upaya peningkatan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Al Fityah Binjai menunjukkan hasil yang signifikan melalui penerapan model pembelajaran kolaborasi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan oleh Lis Setiawati, S.Pd.I, guru PAI di sekolah tersebut, berhasil meningkatkan kualitas belajar siswa kelas II secara bertahap dan terukur.
Penelitian yang berlangsung selama dua bulan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas model pembelajaran kolaborasi dalam meningkatkan prestasi dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Metode pembelajaran kolaborasi dipilih karena dianggap mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar mengajar serta meningkatkan interaksi positif antar siswa.
Peningkatan Signifikan Melalui Tiga Siklus Pembelajaran
Penelitian dilakukan melalui tiga siklus pembelajaran yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasilnya menunjukkan peningkatan prestasi belajar yang konsisten pada setiap siklusnya.
- Siklus I: Pada tahap awal penerapan, rata-rata prestasi belajar siswa mencapai 73,17%. Meskipun sudah menunjukkan hasil yang cukup baik, evaluasi mendalam dilakukan untuk meningkatkan efektivitas metode pembelajaran.
- Siklus II: Setelah melakukan perbaikan berdasarkan refleksi dari siklus sebelumnya, prestasi belajar siswa meningkat menjadi 82,93%. Peningkatan ini menunjukkan adaptasi yang lebih baik dari siswa terhadap model pembelajaran kolaborasi.
- Siklus III: Pada siklus terakhir, rata-rata prestasi belajar siswa mencapai 95,12%. Angka ini menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan dan membuktikan efektivitas model pembelajaran kolaborasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa pada mata pelajaran PAI.
Meningkatkan Motivasi dan Partisipasi Siswa
Selain peningkatan prestasi akademik, penelitian ini juga mencatat adanya peningkatan motivasi dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih antusias dan terlibat dalam diskusi serta kegiatan kelompok, yang secara tidak langsung juga meningkatkan keterampilan sosial dan kepercayaan diri mereka.
Lis Setiawati menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah dan kerjasama yang baik antara guru, siswa, dan orang tua. “Model pembelajaran kolaborasi bukan hanya meningkatkan nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa menjadi lebih komunikatif dan mampu bekerja sama dalam tim,” ujarnya.
Rekomendasi dan Implementasi Lebih Lanjut
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar model pembelajaran kolaborasi dapat diimplementasikan secara lebih luas pada mata pelajaran lain dan di tingkat kelas yang berbeda. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh di SDIT Al Fityah Binjai dan menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya.
Kepala Sekolah SDIT Al Fityah Binjai, Nita Hardiyanti, S.Pd.I, mengapresiasi upaya dan dedikasi Lis Setiawati dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. “Kami sangat bangga dan mendukung inovasi yang dilakukan oleh Ibu Lis. Hasil penelitian ini akan menjadi acuan penting bagi peningkatan metode pembelajaran di sekolah kami ke depannya,” tuturnya.
(ab)
